Transisi Penelitian Sosial dan Ekonomi Bali (EST-Bali) PDF Print

Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana bom Bali mempengaruhi kesejahteraan individu dan rumah tangga di Bali. Ini adalah survei longitudinal rumah tangga yang dilakukan pada awal 2003 di mana 92% dari 7500 individu yang hidup pada tahun 2000 rumah tangga yang diwawancarai pada bulan Februari 2002 sebagai bagian dari Survei Sosial Ekonomi Nasional CBS kembali diwawancarai. Survei ini menyediakan informasi unik tentang bagaimana kehidupan orang Bali dipengaruhi oleh pemboman. Khususnya karena beberapa indikator kesejahteraan individu dan rumah tangga mereka diukur sebelum pengeboman itu, dan kita mengukur indikator-indikator yang sama bagi individu yang sama setelah pengeboman, kita bisa mencatat efek dari pengeboman. Selain itu, karena data memberikan informasi tentang seluruh rumah, kita dapat mengidentifikasi beberapa mekanisme yang dihadapi bahwa individu dan rumah tangga telah mengadopsi dalam menanggapi tragedi pemboman serta menentukan bagaimana dampak dari pengeboman ditanggung bersama dalam dan antara rumah tangga.

Setahun kemudian pada awal tahun 2004, peserta kembali dikunjungi dan diwawancarai di Putaran Kedua EST-Bali untuk melihat perubahan kesejahteraan dan perilaku dalam menghadapi hal ini dari waktu ke waktu dan untuk mengevaluasi efektivitas program pemulihan Bali yang diprakarsai oleh pemerintah segera setelah pengeboman. Putaran ketiga dilakukan pada bulan Februari 2005 dimana efek jangka panjang dari pemboman itu diselidiki. Dalam semua tiga putaran kami mampu mempertahankan sekitar 92 persen tingkat re-kontak. Pelacakan rumah tangga dan penggerak individu dilakukan tidak hanya di Bali tetapi juga ke Jawa Timur