Tanggal
15 Mei 2024

Kata Kunci
Aging in Asia

Lokasi


Tipe
Laporan Penelitian

Penulis
Asian Development Bank



Share Artikel:

AGING WELL IN ASIA

Highlight:

Kesejahteraan Lansia Asia yang Diutamakan

Negara-negara berkembang di Asia mengalami penuaan dengan cepat, dan laju penuaan juga meningkat di beberapa negara. Umur panjang yang lebih besar adalah sebuah pencapaian pembangunan sosio-ekonomi jangka panjang di kawasan Asia dan Pasifik, namun hal ini juga menimbulkan tantangan-tangan baru. Sementara penduduk lanjut usia, yaitu mereka yang berusia 60 tahun ke atas, berjumlah 13,5% dari populasi wilayah tersebut pada tahun 2022, angka tersebut diperkirakan akan meningkat hampir dua kali lipat menjadi 25,2% pada tahun 2050. Meskipun penuaan sudah lebih maju di beberapa negara, negara-negara maju, bahkan negara-negara yang relatif lebih muda pun menghadapi transisi demografi yang cepat. Hal yang belum pernah terjadi sebelumnya kecepatan penuaan populasi di Asia dan Pasifik sangat menonjol, dan permulaannya terjadi pada kelompok masyarakat berpendapatan rendah dibandingkan ketika negara-negara maju menghadapi perubahan ini. Kecepatan perubahan dalam perekonomian seperti Republik Korea (ROK) dan Republik Rakyat Tiongkok (RRT) bahkan melampaui proyeksi sebelumnya karena angka kelahiran jatuh. Kekhawatiran di kawasan ini adalah risiko bahwa masyarakat akan menjadi tua sebelum mereka mampu mengumpulkan dana dalam jumlah yang cukup sumber daya yang cukup untuk mendukung populasi lanjut usia mereka.

Kemiskinan absolut pada kelompok lanjut usia telah menurun, namun kemiskinan relatif masih cukup besar. Tersedia Data dari 22 negara di negara-negara berkembang di Asia menunjukkan bahwa terdapat angka kemiskinan ekstrim di antara negara-negara tersebut berusia 65+ tahun menurun dari 13,1% pada tahun 2010–2015 menjadi 3,2% pada tahun 2016–2022. Peningkatan ini mencerminkan penurunan kemiskinan di semua kelompok umur di wilayah tersebut. Namun, di banyak perekonomian regional, tingkat kemiskinan relative untuk orang lanjut usia melebihi jumlah seluruh penduduk. Selain itu, data kemiskinan konvensional mungkin tidak dapat menangkap data tersebut beberapa kompleksitas kemiskinan bagi penduduk lanjut usia, seperti ketidakberuntungan dalam alokasi sumber daya di dalamnya rumah tangga. Penuaan populasi dapat memperburuk ketimpangan dengan memperlebar kesenjangan pendapatan antar penduduk lanjut usia dan antara mereka dan orang-orang muda.

Demikian di antara highlight laporan hasil studi dari The Asian Development Bank (ADB) terkait penuaan penduduk di beberapa negara di Asia. Di Indonesia studi dilaksanakan oleh SurveyMETER pada akhir 2022 hingga awal 2023 dengan nama Indonesia Longitudinal Aging Survey (ILAS) atau Survei Longitudinal Aging Indonesia (SLAI). Laporan selangkapnya dapat diunduh di tautan berikut:

https://www.adb.org/adpr/editions/aging-well